2013年3月14日 . Manusia

14 Mar

Manusia

Manusia memiliki peranan yang unik. Dalam ilmu eksakta, manusia merupakan kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system,   merupakan kumpulan berbagai system fisik dan energi, merupakan mahluk biologis yang termasuk golongan mamalia. Dalam ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan, sering disebut homo economicus, merupakan mahluk social yang tidak dapat berdiri sendiri, dan sebagainya.

 

Dari defnisi-definisi diatas, telihat bahwa manusia dapat dipandang dari berbagai segi. Tapi apa manusia itu sebenarnya?

Disini akan kita jelaskan secara singkat.

  1. Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkait yaitu Jasad, hayat, Roh, Nafs.

–          Jasad, yaitu badan manusia yang nampak, dapat dsetuh dan menempati ruang dan waktu.

–          Hayat, yaitu unsure hidup yang ditandai dengan gerak.

–          Roh, unsur spiritual yang erdapat dalam diri manusia yang tak terlihat.

–          Nafs, dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran diri sendiri.

  1. Manusia sebagai satu kepribadian mengandung 3 unsur yaitu Id, Ego, Superego. Disini kita akan menjelaskan sedikit lebih dalam.

–          Id, yang merupakan struktur kepribadian  paling primitive dan paling tidak tampak. Id merupakan Libido murni atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional, secara instingtual dan menentukan proses ketidaksadaran.

–          Ego, berbeda dengan Id ini merupakan kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energy Id kesaluran social yang dapat dimengerti oleh orang lain.

–          Superego,  merupakan struktur kepribadian paling akhir, muncul kira2 pada usia 5 tahun, disbanding dengan Id dan Ego diatas yang merupakan perkembangan internal, Superego terbentuk dari lingkungan estenal.

 

Dari uraian diatas dapat mengkaji aspek tindakan manudisa dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsure-unsur manusia. Seringkali, misalnya orang yang senang terhadap nilai masyarakat dapat diidentifikasikan bahwa orang tersebut lebih dikenndalikaan oleh Id dibandingkan superegonya, atau seringkali ada kelainan yang terjadi pada manusisa, misalnya orang yang berparas buruk dan bertubuh pendek berani tampil kerdepan umum, dapat diterangkan dengan mengacu pada unsur Nafs (kesadaran diri) yang dimiliki oleh manusia. Kesemua unsure tersebut dapat digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: